Artikel

Sejarah Singkat Terbentuknya Kota Cilegon

7 September 2009 | 00:18  -  ditulis oleh: Jamil SA

  EMAIL     PRINT


Sejarah Singkat Terbentuknya Kota Cilegon

SEJARAH SINGKAT TERBENTUKNYA KOTA CILEGON


1. Perubahan Wilayah Kota Cilegon
  Cilegon merupakan wilayah bekas Kewedanaan (Wilayah kerja Pembantu Bupati KDH Serang Wilayah Cilegon), yang meliputi 3 (tiga) Kecamatan yaitu Cilegon, Bojonegara dan Pulomerak.

Berdasarkan Pasal 27 Ayat (4) UU No 5 tahun 1974 tentang Pokok Pokok Pemerintahan di Daerah, Cilegon kiranya sudah memenuhi persyaratan untuk dibentuk menjadi Kota Administratif. Melalui surat Bupati KDH Serang No. 86/Sek/Bapp/VII/84 tentang Usulan Pembentukan Administratif Cilegon dan atas pertimbangan yang obyektif maka dikeluarkan Peraturan Pemerintah No. 40 tahun 1986, tentang pembentukan Kota Administratif Cilegon dengan luas wilayah 17.550 Ha yang meliputi 3 (tiga) wilayah Kecamatan yaitu Pulomerak, Ciwandan, Cilegon dan 1 Perwakilan kecamatan Cilegon di Cibeber, sedangkan kecamatan Bojonegara masuk wilayah kerja Pembantu Bupati KDH Serang Wilayah Kramatwatu.

Berdasarkan PP No. 3 Tahun 1992 tertanggal 7 Februari 1992 tentang Penetapan Perwakilan Kecamatan Cibeber, Kota Administratif Cilegon bertambah menjadi 4 (empat) Kecamatan yaitu Pulomerak, Ciwandan, Cilegon dan Cibeber.
 
2. Kota Administratif Cilegon Menjadi Kotamadya Cilegon
  Dalam perkembangannya Kota Administratif Cilegon telah memperlihatkan kemajuan yang pesat di berbagai bidang baik bidang Fisik, Sosial maupun Ekonomi.

Hal ini tidak saja memberikan dampak berupa kebutuhan peningkatan pelayanan di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, tetapi juga memberikan gambaran mengenai perlunya dukungan kemampuan dan potensi wilayah untuk menyelenggarakan otonomi daerah.
 
3. Kotamadya Cilegon Menjadi Kota Cilegon
  Dengan ditetapkannya dan disahkannya UU No. 15 Tahun 1999 tanggal 27 April 1999 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon, status Kota Administratif Cilegon berubah menjadi Kotamadya Cilegon, dengan duet kepemimpinan Drs. H. Tb. Rifai Halir sebagai Pejabat Walikota Cilegon dan H. Zidan Rivai sebagai Ketua DPRD Cilegon.

Kemudian berdasarkan UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah, Kotamadya Cilegon berubah menjadi Kota Cilegon dengan walikota pertama hasil pemilihan definitif tanggal 28 Februari 2000 adalah H. Tb. Aat  Syafa'at yang didampingi oleh H. Djoko Munandar sebagai wakilnya.