Berita

KANTAH JAKARTA BARAT TERIMA PIALA PENGHARGAAN OGI DARI BAPAK WAKIL PRESIDEN RI

13 August 2012 | 09:46 - Kantor Pertanahan Kota Administratif Jakarta Barat  -  Liputan Kantah Jakarta Barat

Kantor Pertanahan Kota Administratif Jakarta Barat

  EMAIL     PRINT


KANTOR PERTANAHAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT TERIMA PIALA PENGHARGAAN DARI BAPAK WAKIL PRESIDEN RI

Wakil Presiden Boediono menyerahkan piala penghargaan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kota Jakarta Barat bersama sembilan pemenang Kompetisi Open Government Indonesia (OGI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat 10 Agustus 2012.  Penyelenggara kegiatan tersebut adalah Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), bekerjasama dengan Bappenas, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Luar Negeri, Komisi Informasi Pusat dan Organisasi Masyarakat Sipil.

Kompetisi OGI yang diikuti oleh 62 layanan publik dari 34 Kementerian/Lembaga ini dilakukan dalam rangka mendorong perbaikan layanan publik pada institusi-institusi tersebut. Penilaian pemenang Kompetisi OGI didasarkan atas kemajuan/perubahan pelayanan publik yang progresif dilihat dari sisi transparansi, partisipasi dan inovasi. Lima orang juri kompetisi ini adalah: Erry Riyana Hardjapamekas (Ketua Tim Independen Reformasi Birokrasi), Danang Girindrawardana (Ketua Ombudsman RI), Yoris Sebastian (pendiri Oh My Goodness Agency), Kemal Gani (pemimpin redaksi SWA Magazine) dan Ermina Yuliarti (Managing Director Marketing Research Indonesia) serta Tim dari UKP4 selaku penyelenggara.

Menurut Boediono, Open Governement merupakan gerakan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih dalam dan luas daripada sekedar membuka jalur pelayanan masyarakat lewat birokrasi.

Menurut Ketua UKP4 Koentoro Mangkusubroto, kompetisi OGI adalah bagian dari kegiatan Open Government di tingkat global yang diluncurkan bersamaan dengan Sidang Umum PBB di New York tahun lalu.  Indonesia adalah satu dari delapan negara pendiri Open Government Partnership bersama Brazil, Meksiko, Norwegia, Filipina, Afrika Selatan, Inggris dan Amerika.

Menurut Ketua Ombudsman, demokrasi tak hanya ada mencakup hak masyarakat, tapi juga kewajiban masyarakat untuk ikut mengawasi dan berpartisipasi. Salah satu indikator sehatnya iklim demokrasi adalah lancarnya arus kritik dan saran yang membangun dari masyarakat kepada pemerintah. “Perlombaan ini mencerminkan kecakapan para entitas yang terlibat dalam melakukan perubahan selama tiga bulan,” katanya. 

 
Kompetisi ini dimulai pada awal April 2012 dan berakhir pada 10 Agustus 2012 ketika diumumkannya 10 Layanan Publik Terprogresif  se-Indonesia yaitu :

Peringkat 1 - Inatrade dari Kementerian Perdagangan.

Peringkat 2 - Sistem Penerbitan Paspor Kantor Imigrasi Jaksel dari KemenkumHAM.

Peringkat 3 - Beasiswa Bidik Misi dari Kemendibud.

Peringkat 4 - Perizinan Frekuensi Radio dari Kemenkominfo.

Peringkat 5 - National Traffic Management Center dari POLRI.

Peringkat 6 - Notifikasi Kosmetika dari Badan POM.

Peringkat 7 - Penilaian Keamanan Pangan dari Badan POM.

Peringkat 8 - Satuan Penyelenggara Administrasi SIM dari POLRI.

Peringkat 9 - Pengelola Informasi dan Dokumentasi dari Kementerian PU.

Peringkat 10 - Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat dari Badan Pertanahan Nasional.

 
Open Government merupakan salah satu pemicu dan pemacu Reformasi Birokrasi, sekaligus sebuah gerakan menuju keterbukaan pemerintah melalui peningkatan transparansi, partisipasi masyarakat, serta inovasi di berbagai lini. Ketiga pilar ini dianggap sebagai katalis utama bagi terwujudnya kombinasi sinergis antara reformasi birokrasi menyeluruh dan dukungan masyarakat.

 

Sumber :

http://wapresri.go.id/index/preview/berita/2227
http://opengovindonesia.org/kompetisi-og/
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/343380-10-layanan-publik-terbaik-di-negeri-ini
http://www.antaranews.com/berita/326974/inatrade-kemendag-peringkat-1-kompetisi-open-government-indonesia